Kepala Desa Kire Dalam Ramah Tamah Peringatan HUT RI ke-81

DESA KIRE,Mamuju Tengah. Jurnal Pendidikan Kuaat,Com.
pada Malam Ramah Tamah Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 di Desa Kire, Kecamatan Budong-Budong, Kepala Desa Kire Irham M.S.
menyampaikan permohonan maaf sekaligus penjelasan terkait pelaksanaan kegiatan yang dinilai memiliki sejumlah kekurangan dan hal yang kurang sesuai harapan.
Beliau menjelaskan bahwa pada awalnya kegiatan hanya direncanakan berskala desa, namun berkat inisiatif panitia, akhirnya diperluas dengan melibatkan sekolah-sekolah serta berkolaborasi dengan para guru. Hal ini menyebabkan penambahan kegiatan yang sebelumnya tidak tercantum dalam laporan panitia, sehingga penyelenggaraan mengalami penyesuaian yang tidak terduga.
 
"Awalnya hanya kegiatan desa, tapi kemudian panitia melibatkan sekolah dan guru-guru. Akibatnya muncul kegiatan-kegiatan tambahan yang tidak kami antisipasi dari awal. Saya mohon maaf jika hal ini menimbulkan ketidaknyamanan," ujarnya.
Kades Kire juga menyinggung jumlah peserta yang relatif sedikit, terutama pada perlombaan tingkat SD. "Jujur saja, peminatnya belum sebanyak yang kita harapkan. Bahkan ada laporan bahwa jumlah peserta kurang dari yang direncanakan. Ini menjadi catatan penting bagi kita untuk perbaikan ke depan."
 
Mengenai penilaian dan hasil perlombaan yang memicu perasaan kurang puas dari sebagian peserta, Kades Kire menjelaskan bahwa panitia telah berupaya maksimal dalam menentukan dewan juri. "Kami sudah menyerahkan penilaian kepada para ahli yang didatangkan dari kabupaten. Juri-juri ini bukan warga setempat, bukan orang yang berhubungan dengan peserta, melainkan orang-orang yang sudah berpengalaman dan berkompeten. Namun demikian, wajar jika ada yang merasa senang dan ada yang kurang puas terhadap hasilnya."
 
Di akhir sambutannya, Kades Kire menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, sekaligus memohon arahan dan masukan dari Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Askary, S.Sos., M.Si., agar peringatan HUT RI ke depannya dapat diselenggarakan lebih baik, lebih semangat, dan lebih matang perencanaannya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
 
"Kami mohon maaf kepada seluruh desa yang hadir jika selama kegiatan ini ada hal yang kurang berkenan. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Semoga ke depannya kita bisa lebih baik lagi. Sekali lagi, kami mohon arahan dari Bapak Wakil Bupati agar kegiatan ke depan tidak terburu-buru dan lebih terencana dengan baik," pungkasnya.(***)

Penulis.  Sarwis.

3ditor.    : @ppi.