Sekda Mamuju Tengah : Keterbatasan Anggaran Bukan Berarti Pembangunan Berhenti

Mamuju Tengah - Pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Budong-budong Kabupaten Mamuju Tengah di hadiri Sekda Mamuju Tengah, Litha Febriani, Ketua DPRD Mamuju Tengah, Hj Nirmalasari Aras, Wakil Ketua I DPRD Mamuju Tengah, Pimpinan OPD, Camat Budong-budong, perwakilan TNI/Polri, Kepala Desa se-Kecamatan Budong-budong, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan perempuan. Digelar di kecamatan Budong Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, tepatnya dihalaman kantor camat Budong Budong. Rabu (11/2/2026).


Pemerintah daerah diwakili Sekda Mamuju Tengah, Litha Febriani, menyampaikan pesan singkatnya, kiranya Musrenbang di Budong Budong, dapat dijadikan wadah untuk menyampaikan program yang benar dibutuhkan masyarakat.
Dharmasraya Terima Hibah Sumur Bor dari Kementerian ESDM
" Kami ingin dari Musrenbang hari ini lahir program prioritas yang diusulkan secara berjenjang dari bawah, “ucap Litha.
Litha Febriani menekankan bahwa pentingnya program prioritas lahir dari Musrenbang, mengingat saat ini kita dalam kondisi menghadapi kebijakan pemerintah pusat lewat efesiensi anggaran.


Luncurkan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), Kemendagri Permudah Pengurusan Dokumen Kependudukan
“ Perencanaan dalam kondisi menghadapi efesiensi anggaran, dibutuhkan ketepatan penganggaran kepada program prioritas, “ ujarnya.

Menurutnya keterbatasan anggaran bukan berarti membuat pembangunan berhenti, kita harus tetap memberikan yang terbaik, bagi masyarakat dengan tetap memperhatikan keseimbangan program antara daerah dan nasional
Dualisme Kepengurusan Ir.Fariduddin Wahid,M.Si Ketua Karang Taruna Kab Polman Angkat Bicara
“ Penguatan kedaulatan pangan, penurunan kemiskinan hingga peningkatan SDM adalah satu kesatuan yang dijabarkan dalam program nasional. Dan akan disinkronkan nantinya dengan program nasional, “ tutup litha Febriani. 
(Sarwis)