MATENG "., Jurnal Pendidikan Kuaat Com.
Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Askary Anwar. S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa generasi muda menjadi kekuatan utama dan penentu masa depan pembangunan Kabupaten Mamuju Tengah dalam menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang potensi daerah yang luar biasa besar.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan bertajuk “Dari Kampus Untuk Daerah”, yang mengangkat tema besar membangun Mamuju Tengah Maju, Mandiri, dan Berdaya Saing 2026–2030.
Potensi Besar, Tantangan Juga Nyata
Berdasarkan data yang dipaparkan, Mamuju Tengah memiliki jumlah penduduk 145.888 jiwa dengan luas wilayah 2.758,33 km², serta tujuh sektor unggulan sebagai mesin pertumbuhan: kelapa sawit, kakao, jagung & pangan, perikanan dan kelautan, industri pengolahan, pariwisata alam & budaya, serta generasi muda & budaya digital. Namun, daerah ini masih menghadapi sejumlah tantangan: ekonomi berbasis komoditas, lapangan kerja berkualitas terbatas, kemiskinan & kesenjangan, kualitas SDM, infrastruktur & konektivitas, UMKM & akses pasar, serta tata kelola & transformasi digital.
Generasi Muda Bukan Sekadar Penerima Manfaat “Generasi muda bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan pelaku utama perubahan menuju Mamuju Tengah yang Maju, Mandiri, dan Berdaya Saing,” ujar Wakil Bupati Askary.
Ia menekankan pentingnya perubahan cara pandang: dari pencari kerja menjadi pencipta nilai. Kampus bukan hanya tempat kuliah, melainkan pusat pengembangan ilmu, inovasi, dan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat dan daerah.
“Kita tidak bisa menunggu sampai menjadi pejabat untuk membangun daerah. Mulai dari diri sendiri, bergerak dari sekarang, karena setiap langkah kecil yang konsisten akan membawa perubahan besar,” tegasnya.
Gerakan 1 Mahasiswa, 1 Solusi untuk Daerah., Wakil Bupati mendorong seluruh elemen pemuda dan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam gerakan “1 Mahasiswa, 1 Solusi untuk Daerah” mulai dari identifikasi masalah, analisis, merancang solusi, berkolaborasi, hingga menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.
“Ketika potensi daerah bertemu dengan kreativitas anak muda, maka akan tercipta inovasi, lapangan kerja, dan kesejahteraan baru. Di era digital, batas bukan lagi hambatan, tetapi kesempatan untuk berkembang dan berinovasi,” tambahnya.
Bersama, Kita Bisa, Di akhir penyampaiannya, Dr. H. Askary mengajak seluruh generasi muda Mamuju Tengah untuk bersatu, berkolaborasi, dan mengambil aksi nyata.
“Generasi muda adalah kekuatan hari ini, bukan hanya masa depan. Bersama, wujudkan Mamuju Tengah yang Maju, Mandiri, dan Berdaya Saing! Ayo bangun Mamuju Tengah bersama-sama,” pungkasnya.
Dari Kampus Untuk Daerah
Mamuju Tengah, 2026. (***)
Sarwis.
Social Plugin