MATENG " Jurnal Pendidikan Kuaat.Com.
, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mamuju Tengah, H. Bahri, S.Ip., M.M., memimpin pelaksanaan Apel Pagi di lingkungan Dinas Dukcapil Kabupaten Mamuju Tengah pada Senin, (12/10) Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah.
Kepada seluruh peserta apel, H. Bahri menyampaikan bahwa IKD bukan sekadar aplikasi biasa, melainkan berisi data lengkap kependudukan masyarakat mulai dari Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga data anggota keluarga lainnya. Dengan IKD, masyarakat tidak perlu lagi selalu membawa dokumen fisik karena semua data dapat diakses melalui perangkat gawai yang dimiliki.
"Melalui IKD, masyarakat dapat mengakses dokumen kependudukan kapan saja dan di mana saja tanpa perlu khawatir kehilangan dokumen fisik. Ke depannya, akses layanan bantuan sosial juga akan menggunakan IKD, sehingga kita semua harus menjadi pelopor sekaligus penggerak masyarakat untuk segera mengaktifkannya," ujar H. Bahri.
Hingga saat ini, masih banyak OPD yang baru sebagian kecil pegawainya yang telah mengaktifkan IKD. Oleh karena itu, Dinas Dukcapil Mamuju Tengah telah membentuk tim yang siap membantu proses aktivasi secara langsung. Seluruh 53 personel di lingkungan Dinas Dukcapil telah memiliki akses IKD Pro, sehingga dapat membantu aktivasi di mana saja hanya melalui perangkat telepon seluler, tanpa memerlukan peralatan rumit. Proses aktivasi pun sangat singkat, hanya memerlukan data KTP dan nomor ponsel yang aktif.
"Kami siap membantu Bapak Ibu di seluruh OPD. Di mana pun kita berada, di kantor maupun di rumah, selama ada sinyal, aktivasi dapat dilakukan dengan cepat. Mari kita jadikan diri kita sebagai agen penggerak, agar masyarakat juga ikut memanfaatkan kemudahan layanan kependudukan yang semakin digital ini(**)
Sarwis.
Social Plugin