Jambore Cabang II Pramuka Mamuju Tengah Resmi Dibuka, "Wujudkan Mandiri Pangan,271 Anak Putus Sekolah Kembali Belajar.

-Bupati Mateng Dr.H.Arsal Aras.SE.M.Si-

MATENG -Jurnal Pendidikan Kuaat Com.
"Bupati Mamuju Tengah Dr.H.Arsal Aras, SE.M.Si. Sekaligus Ketua Kwartir Cabang Pramuka Mamuju Tengah,membuka Jambore Cabang II Gerakan Pramuka Tahun 2026 di Desa Polongan, Jumat (8/5). Acara dihadiri Ketua Kwartir Daerah Pramuka Sulbar, Wakil Bupati, unsur kepolisian, pimpinan OPD, camat, kepala desa, pembina Pramuka, serta ribuan peserta.
 
-- Ketua Panitia,Kadis Pendidikan dan     -- Kebudayaan Marhuding S.Pdi.M.M.

Kegiatan ini diikuti 87 pangkalan SD dan 33 pangkalan SMP (negeri/swasta), dengan total 2.809 peserta dan pendamping. Bupati Arsal Aras mengapresiasi kerja keras semua pihak, menegaskan Jambore bukan sekadar berkemah atau lomba, melainkan ruang belajar disiplin, kepemimpinan, kerja sama, dan kemandirian guna membentuk generasi tangguh, cerdas, terampil, dan peduli lingkungan.
 
Bupati Mateng,di dampingi Wakil  Bupati,Mateng , ketua Panitia, Pelaksana Jambore Cabang II Pramuka,Berbincang dengan Ketua Kwartir Daerah Pramuka Sul-bar.-

" Mengusung tema “Pramuka Berkarya Berinovasi Menuju Mandiri Pangan”, kegiatan ini relevan dengan tantangan masa kini. Bupati mengajak peserta jadi agen perubahan yang mampu memberi solusi nyata bagi masyarakat. Dalam kesempatan itu, pemerintah menyerahkan bantuan bibit cabai dan sayuran ke kelompok tani, serta menggelar seremoni pengembalian 271 anak putus sekolah kembali ke pendidikan lewat program unggulan Taki Siola (berjalan efektif sejak 2025), sebagai bukti komitmen pembangunan sumber daya manusia.
 
Bupati Mateng Berbincang Dengan Pegawai Cabang , BANk Sulsebar 

Bupati berpesan agar peserta mengikuti kegiatan dengan semangat, menjaga persatuan, dan menghormati sesama, berharap lahir generasi penerus yang siap mengabdi. Pembukaan ditutup dengan pantun khas daerah.

 
              Kepsek, SD dan SMP
Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Marhuding, S.Pd., M.M., menjelaskan tema diambil dari semangat Jambore Nasional 2026, disesuaikan dengan potensi daerah. Ia menyebut kegiatan ini kelanjutan sukses edisi pertama di Desa Bambang Manurung, sekaligus wadah lahirnya kader unggul yang peduli ketahanan pangan sebagai pilar kemajuan daerah.
 
-Kadis Pertanian dan ketahanan Pangan
"Panitia berterima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Tobadak, Desa Polongaan, dan seluruh pendukung, serta memohon maaf atas kekurangan yang ada. “Semoga acara aman, lancar, sukses, dan bermanfaat. Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan,” tutup panitia,(****)

Penulis. : @PPI.