Heboh Santriwati Hamil Misterius, Ngaku Tak Pernah Hubungan Intim dengan Pria,


Adapun, tanda kehamilan dari santriwati F ini sudah ada sejak September tahun 2025, di mana saat itu dia berhenti mengalami menstruasi. 
Kepala Desa setempat, yaitu Nur Sani kemudian membenarkan adanya kasus "hamil misterius" tersebut. 

Dia menyebutkan bahwa pihak kepolisian sempat mendatangi balai desa untuk meminta keterangan terkait informasi yang beredar di masyarakat itu.

"Soal siapa yang menghamili, saya tidak tahu. Informasi yang saya dengan kurang lebih sama seperti yang diberitakan," ujar Nur Sani, dilansir dari Instagram @pekalonganinfo.
Pada awal tahun 2026, korban melahirkan seorang bayi laki-laki di klinik yang kemudian diadopsi oleh keluarga lain di wilayah Banjarnegara.Di bulan Mei 2026, kasus ini kemudian menjadi viral di media sosial hingga keluarga akhirnya menyampaikan klarifikasi. Keluarga dari santriwati F ini mengatakan mereka menerima peristiwa yang terjadi sebagai ujian hidup dan tidak akan menuntut pihak manapun.
Sementara itu, ayah dari santriwati F, yaitu S diketahui telah memberikan klarifikasinya, pada Rabu (20/5/2026) di hadapan Kepala Desa dan aparat Polsek Karangdadap. 

Dia menjelaskan bahwa putrinya itu mengaku tidak pernah memiliki pacar maupun melakukan hubungan intim dengan lawan jenis.

"F mengaku tidak pernah berhubungan dengan siapa pun. Sebelum diketahui hamil, dia sering bermimpi, baik saat masih di pondok maupun saat di rumah," ujar ayah korban.
Setelah kasus santriwati "hamil misterius" ini ramai, pihak Pondok Pesantren PA lalu ikut memberikan klarifikasi secara resmi di akun Instagram, pada Kamis (21/5/2026). 

Dalam postingan tersebut terdapat beberapa poin utama yaitu, pihak ponpes menyatakan bahwa segala prasangka negatif, tuduhan, dan gunjingan terkait pengasuh dinyatakan tidak benar.

Sumber: Banjarmasin post
               :Tribin Jateng.
                : jurnal Com.