MATENG -- Jurnal Pendidikan,Kuaat.Com.
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, memberlakukan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau Work From Home (WFH) bagi seluruh pegawainya setiap hari Kamis dan Jumat.
Kebijakan ini telah berjalan sejak bulan Februari 2026.
Sistem Bergilir dan Absensi Digital Diterapkan
“Ini sudah hampir bulan ketiga pelaksanaan WFH,” ujar Hasanuddin, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mamuju Tengah,
Menurut Hasanuddin, kinerja pegawai tetap sama meskipun bekerja di rumah.
Kecuali ada satu dua pegawai yang faktor WiFi-nya mungkin terganggu, mereka kadang ke warkop,” ungkapnya.
Untuk memastikan produktivitas, Pemkab Mamuju Tengah menyediakan sistem absensi khusus melalui web bernama Fleksi Mamuju Tengah.
Prosedur absen dimulai dengan masuk ke laman tersebut, dilanjutkan pengambilan foto swafoto (selfie) melalui kamera, kemudian penginputan kegiatan yang dilakukan selama hari kerja.
Jadi mereka tidak bisa check out keluar kalau tidak ada progres yang diinput di hari WFA,” jelas Hasanuddin.
Meskipun menerapkan WFA, Hasanuddin menegaskan bahwa kantor tidak boleh kosong sama sekali.
Unsur pimpinan tetap hadir, dan pegawai dijadwalkan secara bergilir sehingga setiap bidang memiliki perwakilan yang masuk.
Ia juga menyampaikan bahwa sejauh ini tidak ada kesulitan yang dirasakan pegawai selama penerapan WFA.
Rata-rata aparatur sipil negara (ASN) memilih WFA di rumah masing-masing untuk menekan pengeluaran, dibandingkan bekerja di warung kopi yang membutuhkan biaya tambahanPelayanan kepada masyarakat pun dinilai tetap berjalan dengan baik.
“Khusus kami di BKPSDM tidak ada kendala, justru rasa syukur karena bisa berkumpul dengan keluarga meski dalam kondisi bekerja,. (***)
Social Plugin