Pendidikan Dan Kebudayaan

 JURNAL PENDIDIKAN. KUAAT.COM.-_Pendidikan dan kebudayaan adalah dua hal yang saling berkaitan erat dalam kajian antropologi pendidikan, di mana pendidikan berfungsi sebagai proses pewarisan nilai-nilai, norma, dan tradisi budaya (transfer kebudayaan) kepada generasi muda. Pendidikan yang berbasis kebudayaan membentuk karakter, identitas nasional, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta bersifat progresif mengikuti perkembangan kebudayaan masyarakat. 
Hubungan Pendidikan dan Kebudayaan:
Pendidikan sebagai Pembudayaan: Pendidikan berfungsi mewariskan sistem nilai budaya dan menjadi landasan blue print perilaku masyarakat.
Sifat Reflektif & Progresif: Pendidikan mencerminkan nilai budaya (reflektif) dan terus berubah menyesuaikan perkembangan kebudayaan (progresif).
Identitas & Karakter: Kebudayaan menjadi fondasi pembentukan karakter dan jati diri melalui pendidikan.
Aliansi Budaya: Pendidikan yang terlepas dari nilai budaya akan menyebabkan alienasi (keterasingan) peserta didik dari akar budayanya sendiri.
 
Peran dalam Pembangunan:
Warisan Nilai: Pendidikan mewariskan nilai luhur, pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan yang menjadi inti kebudayaan.
Pembangunan Karakter: Pendidikan berbasis budaya meningkatkan karakter bangsa, seperti kejujuran, religiusitas, dan toleransi.
Pendidikan Inklusif: Di era globalisasi, perpaduan pendidikan dan kebudayaan yang inklusif penting untuk memperkuat identitas bangsa
Dalam konteks hukum, pendidikan dan kebudayaan di Indonesia diatur dalam Pasal 31 UUD 1945, yang menempatkan keduanya dalam satu kesatuan penting. 
.(***)